Sunday, April 11, 2010

AS Mati Akal Guna Muzik Metal Lawan Taliban


Segala cara tampaknya dilakukan oleh AS untuk mengalahkan Mujahidin Taliban di Afghanistan. Salah satunya adalah dengan muzik rock, heavy metal.

Ketika para pejuang Taliban memulai pertempuran di Marjah, sebuah kereta perisai memainkan muzic rock yang begitu kerasnya dari sebuah speaker besar, sehingga jelas terdengar hingga dua kilometer (satu mil) jauhnya.

Lagu-lagu rock yang dipilih pun sengaja dimainkan untuk mengganggu konsentrasi Taliban, menurut salah satu petugas khusus pasukan AS.

"Taliban benci muzik itu," kata seorang sersan psikologis yang terlibat dalam operasi rahsia, atau "Ops Psy," di provinsi Helmand . "Beberapa warga setempat mengeluh. Tapi hal ini juga memotivasi Marinir AS."

Adapun lagu-lagu yang diputar antara lain dari Metaliica, The Offspring, dan Thin Lizzy. Kumpulan-kumpulan metal ini sudah terkenal di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Seberapa efektif metode ini dalam mengacaukan Taliban? Sang perwira ternyata masih sulit untuk menganalisisnya.

Letnan Kolonel Brian Christmas—komandan Marinir AS di Marjah utara—mengatakan dia tidak menyedari psy ops music ini.

"Itu tidak baik," katanya kepada AFP. "Saya akan meminta hal ini untuk dihentikan sekarang." (sa/yahoonews)

sumber

3 comments:

Anonymous said...

Mesti nasihat dari pasukan keselamatan Malaysia... menumpaskan kumpulan Al-Maunah dengan lagu Getaran Jiwa.

Gila...dan bodoh... mereka ingat para syuhadah sejati akan tercalar dengan benda-benda yang remeh-temeh tu.

Sama macam padangan sesetengah orang kafir (dan orang melayu sendiri) ingat orang Islam ada ilmu kebal yang boleh ditewaskan dengan senjata yang dicalit dengan darah babi.... karut.

Unknown said...

Speker lwn peluru ingat orang takut ke,hahaha

Na'im Nikmat said...

Memang lawak antarabangsa he he....